Tuesday, 28 September 2010

Karakteristik Komunikasi

Lalu ada istilah karakteristik komunikasi yang disampaikan oleh Dr Turnomo Rahardjo, juga pada kuliah tanggal 27 September.

1. People communicate for a variety of reason: manusia berkomunikasi dengan berbagai macam alasan, misal intelektual (contoh: diskusi kluiah di kelas), emosional (misal: mengungkapkan kejengkelan atas suatu ketidak-adilan), dan sosial (misal: memberi masukan solusi untuk menangani masalah air rob di Semarang).

2. Communication may have intentional and unintentional effects: apa yang kita katakan dan lakukan tidak selalu dimaknai orang lain seperti yang kita kehendaki. Setiap orang memiliki otonomi (free will) dalam memaknai suatu realitas. Moralitas dari hal tersebut: jangan pernah menyatakan diri paling benar karena kalau demikian akan menimbulkan polarized communication - akan akada pengkutuban komunikasi dimana kedua kutub bertentangan (konflik)

3. Communication involves the use of symbols: Lambang-lambang verbal dan non verbal secara lisan maupun tertulis merupakan alat utama dalam proses pengiriman dan penerimaan pesan.

4. Communication involves at least two people, to varying degrees, influence to each other’s actions: Berkomunikasi dengan (lebih dari sekadar) kepada orang lain. Communicate With Others (setara); Communicate To Others (tidak setara). Esensi komunikasi adalah dialog: memberikan kesempatan kepada banyak suara atau pendapat.

5. Communication needs not be successful to have occurred: Komunikasi tidak mesti langsung berhasil, gak jadi soal berhasil atau tidak. Komunikasi adalah proses (misal perundingan GAM dengan Jakarta perlu berkali-kali untuk sampai pada kesepakatan)

Komunikasi adalah proses bertemunya orang yang memiliki perbedaan frame of reference dan field of experince guna menciptakan commonness.

6. Communication is dynamics: Semua elemen komunikasi berinteraksi dengan/dan mempengaruhi satu sama lain. Terjadi selama hayat dikandung badan. Saling berhubungan berhubungan satu sama lain.

7. Communication is unrepeatable and irreversible: Sekali komunikasi terjadi, tidak akan bisa diulangi (unrepeatable), misal: kita tak bisa mengulangi marah. Juga tidak dapat dirubah (irreversible), sekali kata-kata keluar, maka ia abadi. Komunikasi bersifat unik dan tidak pernah dapat terjadi secara tepat dalam cara yang sama.

8. Communication is affected by culture: Bagaimana kita mengkomunikasikan (merumuskan dan menginterpretasikan) pesan tergantung budaya (ras, etnisitas, gender, umur) dimana kia berada.

9. Communication is influenced by ethics: Selalu dipengaruhi oleh etika. Kita akan selalu menimbang apakah komunikasi ini atau itu sesuai tidak dengan etika atau prinsip-prinsip moral, nilai-nilai, dan keyakinan-keyakinan yang dipakai sebagai pemandu perilaku. Komunikasi memiliki konsekuensi, sehingga melibatkan penilaian benar atau salah. Good or bad, right or wrong?

10. Communication is competence-based: Kompetensi atau kecakapan komunikasi merupakan hasil penilaian orang lain. Kompetensi menyangkut knowledge, attitude, dan skills.

11. Communication is being transformed by media and technology: Saat ini media dan teknologi merubah segala hal terkait dengan komunikasi. Kalau dulu perlu menunggu seminggu untuk sekedar berucap selamat tahun baru, sekarang dengan SMS, langsung sampai.

Begitulah kira-kira karakteristik komunikasi. Hmm .. agak berat nih .. sedikit perlu hafalan supaya bisa menjawab pertanyaan dosen pas ujian nanti. Hehehe.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment